Sabtu, 13 Desember 2008

Waktu Berlalu

Setelah sekian lama temenan sama lia, aku tu ngerasa sayang banget ma dia. Cuman ada yang dia gak suka dari aku. Bahwa aku tu peminum dan perokok. Tiap aku maen kerumahnya, aku pasti minum sama teman – teman di Pulau Bali. Awalny dia gak protes, cuman saat aku minum sama teman – teman, dia langsung masuk dan banting pintu kamar. Awalny aku gak ngerti kenapa?! Tapi setelah waktu berlalu, akhirny dia bilang kalau dia gak suka liat aku minum dan merokok. Aku gak nanggepin, dan aku bilang inilah jalan hidupku. Emang dari dulu aku senang minum. Dia gak marah, cuman aku ngerasa dia makin jauhin aku. Aku gak pernah mikirin hal itu, sampai akhirnya ada kakak tingkatku di IKIP yang berusaha deketin dia dan sok perhatian ma dia. Saat itulah muncul rasa yang gak bisa lagi aku tahan. Ingin rasanya aku ungkapin rasa itu, tapi tiap ketemu dia malah perasaan grogiku gak terkontrol. Aku gak bisa ngontrol kata yang ingin aku ungkapin. Sampai akhirnya aku diberi support ma harry untuk berani bilang “aku sayang dia”. Pas dia kuliah malam, aku nungguin dia di depan LAB komputer. Disanalah aku bilang bahwa aku sayang ma dia dan aku mau dia jadi pacar aku. Tapi sebelum itu aku nyuruh dia nunggu agar teman – teman semua pada pulang. Setelah teman – teman pulang, aku baru bilang hal itu ke dia. Dengan perasaan yang gak karuan aku nyatain perasaanku ke dia. Dan dia gak ngasi keputusan tentang itu. Dia bilan gkalau dia pengen mikir dulu karena itu terlalu cepat untuknya. Oke, aku bersedia menunggu sampai dia memberi keputusan dan jawaban untuk pertanyaanku itu. Setelah aku nembak dia, aku nginep di tempatnya jro dan arus. Aku nginep sama harry dan hendrik. Saat itu aku akrab dengan hendrik (teman sekelas lia). Saat itu aku cerita sama hendrik kalau aku suka sama lia. Hendrik support aku juga untuk terus berusaha dapetin lia. Setelah beberapa minggu, aku berusaha mengungkapkan perasaanku lagi pad alia pas dia pulang kuliah. Tapi hanya jawaban yang sama yang aku dapat dari mulutnya. Akhirnya keputus asaanku membuat aku hampir menyerah untuk dapatkan sayangnya. Tapi teman – teman yang tau perasaanku ke lia terus menyuruhku berusaha dan berusaha. Setelah waktu berlalu, aku tembak dia untuk yang ke 3 (tiga) kalinya dirumahnya saat aku selesai minum dengan teman – teman di halaman rumahnya. Dan sialnya, untuk yang ketiga kalinya aku ditolak dia. Dan alasannya dia nolak aku dalah, dia tidak suka pacaran dengan cowok yang suka minum miras dan ngerokok. Dan saat itu aku bilang kalau aku akan berubah demi dia. Dia bilang aku gak ngerti dari dulu sikapnya ke aku. Sebenarnya dia juga sudah menaruh perasaan ke aku saat aku tembak dia untuk yang ke dua kali. Tapi apa dayaku sekarang dia sudah punya cowok. Dia udah jadian satu minggu sebelum aku tembak dia untuk yang ke tiga kalinya. Dan yang lebih buat aku terpukul adalah dia jadian sama temanku sendiri (hendrik) yang selalu dengerin curhatku. Aku bener – bener gak nyangka,…. Aku gak tau lagi apa yang harus aku katakan saat itu. Aku Cuma bisa meratapi nasib dan aku spontan banting hapeku. Dia ambil hapeku dan bilang kalau semua sudah terjadi,… Mulai saat itulah aku berusaha hilangkan kebiasaanku minum dan merokok… Teman – temannya nyindir aku dengan lagu dewa “baru ku sadari, cintaku bertepuk sebelah tangan”. Mulai saat itulah sedikit demi sedikit aku menghilangkan kebiasaanku itu. Dan seiring kebiasaanku berubah, hubunganku dengan lia semakin dekat. Aku merasa kalau lia sudah jadi pacarku. Aku sering jalan denganny ke berbagai tempat di bali. Dan yang paling seru adalah pas kita ke pelabuhan gilimanuk. Dengan bensin yang pas – pasan kami jalan dan dekat pelabuhan, bensinku habis dan kami pusing nyari tempat beli bensin. Gak ada pompa bensin di daerah itu, akhirnya aku beli bensin enceran di pinggir jalan. Dan kami gak jadi ke pelabuhan. Kami balik arah dan kami menuju pantai Lovina dan ngobrol banyak disitu. Aku senang saat bersamanya. Ingin rasanya aku selalu bisa bersamanya dan berdua dengannya. Aku pernah disuruh nganter ke kost hendrik, tapi aku disuruh nunggu di luar di pinggir jalan. Saat aku ingin mengajaknya kerumah, dia bilang kalau gak pantas cewek dating kerumah cowok. Lalu aku bilang apa ke kost cowok boleh, sementara kerumahku gak mau,……… Lalu dia mau ke rumahku dan aku kenalkan pada ortuku. Ortuku senang dengannya dan setelah aku antar dia pulang kerumahnya, ortuku nanya apa aku pacaran dengan lia,… Aku jawab tidak, kami baru deket ja. Dan ibu bilang kalau lia tu orangnya baik dan enak diajak ngobrol. Setelah itu aku sering ajak lia kerumah dan ibu pernah juga ajak lia untuk masak bareng dirumah.

Bersambung,………………. (akhirnya)

Kamis, 06 November 2008

Perjalanan kami

Pagi pun tiba dihari minggu yang cerah mengiringi niatku untuk ajak lia jalan-jalan. Nympe di depan Jl.PB, aku telpon dia dan nanyain dimana alamatnya,... Setelah aku telpon dia, dia bilang kalo rumahnya di gang 1 no 2.

Aku gak tau dimana rumahnya, jadi aku terus telpon dia dari baru masuk PB sampai akhirnya ketemu rumahnya. Ternyata deket rumahnya, aku kira jauh,... Setelah sampai di depan rumahnya, aku tidak masuk kerumahnya karena dia sudah siap untuk berangkat. Saat kami keluar PB, dia bilang "kayaknya kita di ikutin deh,.... Aku kayaknya tau motor yang dibelakang kita ne". "masa seh?" tanyaku ragu. Aku kira dia bercanda saat itu. Ternyata memang benar ada yang ngikutik kami waktu itu.

Mereka berdua cowok, mereka terus mengawasi kami dalam perjalanan. Kami pun berfikir bagaimana caranya biar mereka kehilangan jejak... Kami terus mikir,... Akhirnya sampai di KuTa aku punya ide,.... Aku ke jalur kintamani dan masuk ke pompa KuTa. Mereka mengikuti dan sengaja lewat ke arah selatan mungkin supaya aku gak liat. Setelah dari pompa, aku tancap gas dan masuk ke gang-gang kecil di KuTa (maklum kan daerahku, jadi aku tau jalan-jalan tikus). Akhirnya mereka pun kehilangan jejak kami.

Kami pun santai dengan perjalanan kami. Saat kami sedang asik bercanda gurau di jalan dekat Kolam Renang Alam Air Sanih, ternyata mereka datang dari arah berlawanan sembari menyembunyikan muka saat berpapasan. Dan 542 bilang "tu dia yang ngikutin kita! Namanya Ddt dan Ogx. Yang tadi ketemu dirumah tu lho". "ia, tadi aku liat ada cowok, tapi kan aku gak tau persis siapa dia" jawabku. Dan mereka balik lagi ngikutin, tapi dengan jarak yang lebih safe gitu,.... "wah, banyak mangga ya disini,... Di DPS jarang kali ada pohon mangga. Tapi disini banyak banget" dia heran liat pohon mangga yang hampir rata menghiasi pinggir jalan. Kami jalan sampai daerah tejakula. Karena takut terlalu jauh, akhirnya kami balik.

Ternyata si kunyuk ala SPY ini kelabakan saat kami balik arah dan mereka tergesa-gesa mencari tempat ngumpet,..... Mereka nyungsep di semak-semak di belakang candi perbatasan tejakula. "wakakakakakakakakakakakakakakaka,..................... Dasar gila ya orang tu ngikutin kita terus" kami tertawa melihat aksi mereka yang kayak ACE VENTURA versi bali dan lebih kocak tentunya,........... Akhirnya aku antar dia pulang kerumahnya. Dan hari itu berakhir dengan indah plus hiburan yang menyenangkan,....

Bersambung,............... (waktu berlalu)

Awal Kuliah

Perkuliahan pun dimulai. Aku kelas B di Manajemen informatika IKIP N Singaraja. Sedangkan lia di kelas C. Jam kuliah kami hampir bersamaan. Kadang selesai kuliah bareng dan kami sering ngobrol dengan teman-teman.

Setelah waktu kuliah berjalan -+ 2(dua) minggu, kelas B dan C pulang bareng. Pas hari itu adalah hari sabtu. Seperti biasa kami ngobrol-ngobrol,.... Saat aku mau starter motorku (satria 2tak), teman dari kelas C (Diyah W.S) bilang "aku pinjem motormu ya,...."?!. "emang kamu bisa"? tanyaku. "ya ialah!,... Dulu aku pernah bawa satria" jawabnya. lallu aku ijinin dia bawa motorku keliling lapangan upacara. Setelah dia selesai pinjem motorku, salah seorang teman bilang "kita ke PP yuk,...... Jak makan disitu,....". "oke tapi aku mau dibonceng dulu pake motornya andre,... Dah lama aku gak naik satria" ucap lia. "oke, sini nae naik" jwabku gembira. lalu lia naik ke motorku dan aku bonceng dia keliling lapangan,.... Setelah nyampe di tempat ngumpul, teman-teman sudah bersiap dengan motornya masing-masing. Aku bilang ma lia "pke motorku aja. Tar aku anter lagi kesini ambil motor". "tenang aja, gak akan aku lariin kok" lanjutku. "ia deh kalo gitu" jawabnya.

Lalu kami pun berangkat ke PP. Sampai di pintu keluar kampus, "andre kamu darimana seh?" tanya lia. "aku dari singaraja, asli KuTa. Kenapa?" tanyaku. "gak je,... Aku gak yangka ja kamu asli singaraja. Alnya kamu beda ma teman-teman dari singaraja. Aku gak pernah denger kamu ngomong kasar kaya temen-temen" sahutnya.

Lalu kami lanjut ke PP. Di PP gak ada yang spesial, jadi gak ada yang perlu aku ceritain. Singkat cerita, kami semua sudah selesai makan dan mau balik kerumah masing-masing. "aku ma sapa?" tanya lia. "sama andre aja. Kan kamu tadi sama dia kesini..." jawab salah seorang teman ceweknya. Akhirnya aku bonceng dia lagi, dan sebelum ke kempus, aku nawarin dia untuk jalan-jalan dulu,... Dan dia mau jalan-jalan denganku. tapi jangan lama ya" ucapnya. "sip bossss" jawabku. Aku mengajaknya jalan-jalan keliling kota singaraja. "gimana kalau besok kita jalan-jalan? mumpung hari minggu besok,..... Kamu kan belum tahu singaraja,... Kan aku bisa jadi guide kamu untuk mengenal singaraja" ajakku. "oke dech,.... tapi gimana yach,...." ucapnya ragu. "tar aku yang jemput kamu. Tenang ja, gak akan aku lariin kok,... Aku orangnya gak jahat kok ^_^" aku yakinin dia.

Akhirnya dia mau dan aku jemput dia kerumahnya keesokan harinya.

bersambung,..... (perjalanan kami)

Selasa, 04 November 2008

Berawal di "IKIP",Berakhir di "UNDIKSHA"


Kisah ini adalah jalan hidup yang pernah aku tempuh saat aku memulai menjadi salah satu mahasiswa di IKIP N Singaraja. Pertama aku menginjakkan kaki di undiksha sebagai calon mahasiswa baru,di luar ruangan Gedung Olahraga (GOR) IKIP, aku berharap jurusan yang aku pilih akan membawa sinar terang untuk masa depanku. Aku pun menunggu namaku dipanggil untuk mendaftar ulang sebagai mahasiswa di IKIP. Setelah namaku dipanggil,akupun masuk ke dalam untuk membayar iuran-iuran kampus dan mengambil jas almamater. Baru aku masuk, tiba-tiba ada salah seorang menwa yang menghampiri dan merangkulku. "kamu dari dawan juga ya? Aku juga alumni SMA Dawan" ucapnya. Kaget plus bingung "bukan kak,aku dari SMA Sawan,bukan Dawan" sahutku. "waduh,..maaf ya, aku kira tadi disebut dawan" lanjutnya. "ia kak gak apa, lagian juga kan mirip antara Sawan dan Dawan. Jadi, wajar lah kalau salah dengar" sahutku lagi. Dengan tampang malu lalu dia pergi sambil bilang "sorry ya dik". Dan aku cuma senyum sambil memperhatikan dia menghampiri temannya sambil tertawa. Dan aku melanjutkan urusanku membayar perlengkapan dan ambil jas. setelah semua beres, aku pun keluar dari ruangan dan berencana makan dengan teman SMAku. Saat merencanakan tempat makan, aku melihat seorang gadis yang berdiri di depan meja panitia. Gadis itu aku lihat berbeda. Dari pakaian (baju kemeja yang agak ketat, celana jeans) dan postur tubuh yang membuat perasaanku berbeda. Ingin terus aku memperhatikannya,saat aku fokus pada gadis itu, temanku memberikan selebaran KMHD (Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma) sehingga konsentrasiku buyar. Ingin aku mengenalnya, tapi aku tidak punya keberanian untuk mendekatinya. Akhirnya aku dan temanku berjalan ke kantin seribu jendela yang letaknya bersebelahan dengan GOR dan kami makan disitu. Saat selesai makan, kami berencana untuk pulang. Saat mengambil kendaraan di parkir depan GOR,terlintas dipikiranku untuk melihat gadis itu lagi. Tapi sayangnya gadis itu sudah tidak ada ditempat aku melihatnya sebelum makan di kantin.

Kami pun pulang dan mempersiapkan segala keperluan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK). Saat pengumuman jadwal OKK,semua mahasiswa berkumpul tidak sesuai dengan jurusan. Setelah usai mendengarkan penjelasan dan pengarahan-pengarahan OKK, aku dan temanku langsung pulang dan pada saat itu aku tidak melihat gadis itu.

Pertama OKK, aku mendapat ruangan di kampus bawah di kelas bahasa. Aku berfikir kalau mungkin aja dia gak kuliah di IKIP. Setelah selesai OKK selesai, selanjutnya aku harus bersiap menghadapi ratam fakultas. Fakultasku adalah FPTK (sekarang FTK).
Nah,......... Disini aku ketemu lagi ma gadis yang aku ceritain di atas. Ternyata dia satu fakultas ma aku. Duh, senengnya aku saat itu. "yes!!!.... Ada kesempatanku untuk mendekatinya" ucapku dalam hati. Yang jadi halangan adalah kelompok kami beda. Jadinya aku gak ada alasan untuk mendekatinya.

Untungnya aku kenal cewek yang se kelompok ma aku. Aku lumayan akrab ma dia, dan kebetulan dia punya teman yang se kelompok juga ma gadis impianku (hehehe,...). Akhirnya dia sering ajak aku ketempat kelompok miss x berkumpul. Sampai-sampai si miss X menganggap aku ma temenku pacaran,........ Kan dia ilfeel jadinya. Seiring waktu, aku jadi tambah akrab dengan miss x dan berkenalan dengannya "hai,... Aku 26373" sapaku, "aku 542" jawabnya. "O,..... Namamu 542 toh,.... Kamu jurusan apa? Udah lama aku merhatiin kamu lho" ucapku. "Masa seh?!,...... Aku anak info. Kamu" tanya 542 gak percaya. "Info juga. Ia, dari pertama aku liat kamu di,......... bla..bla...bla" meyakinkannya. Akhirnya dia percaya dan bilang "73784 pacarmu ya"?. "Siapa bilang? Kami cuma temen kok, gak da yang spesial. Kok bilang gitu"? tanyaku balik. "Alny kalian deket banget. Tiap kesini pasti bareng. Aku kira kalian pacaran" jelasnya. "Emang kalo temen gak boleh jalan bareng?! Boleh kan?! Emang apa salahnya seh?" aku membela diri.

Setelah keakraban itu, aku jadi lebih berani menemuinya tanpa mengajak teman. Hingga akhir ratam fakultas, aku berharap "semoga 542 satu kelompok ma aku". Akhirnya pembagian kelompok pun tiba. Ternyata aku satu kelompok dengan 542. Duh senengnya,.... "542, kita satu kelompok" ucapku. "ia neh, aku satu kelompok sama kamu". Nama kelompok kami kalo gak salah FreBSD. Aku dapat teman satu lagi, cowok,..... 542 seneng manggil dia rifky gitu dech,... Kita bertiga kompak banget,.... Pas malam terakhir aku sial banget! Urutan barisanku 542-rifky-aku. Duh, jadi gak bisa deket 542 deh,........ Akhirnya aku punya ide!.... Aku colek-colek 642 dari belakang, dan kambing itemnya adalah,......... RIFKY!!!.... Duh, jadi kangen dengan masa-masa itu. Setelah itu kami disuruh tutup mata dan dikasi cairan yang rasanya aneh-aneh!!! Sampai ada yang muntah,........ Panitia menjelaskan sesudah itu kalau cairan itu bukan racun yang bisa buat kami mati. cairan itu adalah, air garam, air gula, jamu dan cuka.
Setelah penutupan ratam, aku dan rifky mewakili kelompok kami maen gitar dan bernyanyi (lagunya peterpan yang ada apa denganmu "kutanya malam, kutanya bintang, sampai KUTAnya BALI" hehehe,........ Sama lagunya iwan fals "kemesraan"). ospek di ikip pun selesai malam itu dan kegembiraan menghiasi malam itu. Dinginnya malam tak terasa dalam kehangatan kebersamaan (dilengkapi dengan nyngatnya api unggun),.......... (and)
bersambung.....(awal kuliah)